Minggu, 23 Maret 2014

SENI

Apa itu Seni ???

Kesenian adalah salah satu unsur kebudayaan yang keberadaannya sangat diperlukan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu kesenian mempunyai bidang-bidang cakupan yang cukup luas dan beragam.
Sementara itu menurut Richard L. Anderson seni mempunyai sifat umum yang dapat dijumpai dimanapun.
Sifat-sifat tersebut adalah:
1. mempunyai arti yang bermakna budaya, seperti menjadi sarana hubungan dengan kekuatan adikodrati, menjadi sarana komunikasi dan pendidikan,
2. memperlihatkan gaya, yaitu gaya yang dipandang sebagai tradisi milik bersama dalam suatu kebudayaan dan sebagai tanda agar seni dapat menyampaikan arti,
3. memerlukan kemahiran khusus untuk menghasilkan suatu karya seni sehingga seseorang seniman dapat dibedakan dari orang dewasa.
Sifat-sifat seperti tersebut kiranya juga dimiliki oleh kesenian yang hidup dan berkembang pada masa Jawa kuno.

Seni Pertunjukan adalah segala ungkapan seni yang substansi dasarnya adalah yang dipergelarkan langsung di hadapan penonton. Seni pertunjukan dapat dipilah menjadi tiga kategori yakni:
1. Musik (vokal, instrumental, gabungan)
2. Tari (representasional dan non-representasional)
3. Teater (dengan orang atau boneka/wayang sebagai dramatis personae).

Jagad seni adalah jagad refleksi kemanusiaan, sebuah dialektika tiada henti yang hanya akan berakhir pada saat sirnanya manusia dari atas bumi.
 Tentang mampu tidaknya pengarang menyelesaikan masalah yang hendak dipecahkannya itu, sudah tentu, bukan sesuatu yang ditentukan olehnya. Tetapi hal-ihwal yang menarik perhatiannya itu mempunyai hak sepenuhnya akan perhatian semua siswa mengenai masalah-masalah estetika, artinya, perhatian semua pihak yang menaruh minat pada seni, persajakan dan kesusasteraan. Semua mengakui tingginya arti-penting sejarah seni, terutama sejarah persajakan; karena demikian halnya, maka pertanyaan-pertanyaan: apakah seni itu? apakah persajakan itu? tidak bisa tidak mempunyai arti yang penting sekali.
Agak sulit rasanya untuk membicarakan perkembangan seni pertunjukan di Indonesia secara keseluruhan, sebab masing-masing kategori (musik, tari dan teater) memiliki karakter dan kekhasan tersendiri dan sangat kompleks.
Salah satu bentuk sejarah seni adalah Karya dari Soedarsono dalam Wayang Wong: The State Ritual Dance Dramain the Court of Yogyakarta.



Berikut ini beberapa pengertian seni yang dikemukakan oleh para tokoh / seniman :

Menurut  Aristoteles

“seni adalah peniruan terhadap alam tetapi sifatnya harus ideal.”

Menurut Plato dan Rousseau

“seni adalah hasil peniruan alam dengan segala seginya.”

Everyman Encyklopedia

Menurut Everyman Encyklopedia, seni adalah segala sesuatu yang dilakukan orang, bukan atas dorongan kebutuhan pokoknya, melainkan karena kehendak kemewahan, kenikmatan, ataupun kebutuhan spiritual.

Ensiklopedi Indonesia

Di dalam Ensiklopedia Indonesia dinyatakan bahwa seni merupakan ciptaan segala hal karena keindahannya orang senang melihat atau mendengarkannya.

Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara berpendapat, seni adalah perbuatan manusia yang timbul dari hidupnya, perasaan, dan bersifat indah sehingga dapat menggetarkan jiwa perasaan manusia.

Akhdiat Karta Miharja

Akhdiat Karta Miharja berpendapat, seni adalah kegiatan rohani manusia yang merefleksikan kenyataan dalam suatu karya, bentuk, dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani.

Prof. Drs. Suwaji Bastomi

Hal senada diungkapkan oleh Prof. Drs. Suwaji Bastomi bahwa seni adalah aktivitas batin dengan pengalaman estetis yang dinyatakan dalam bentuk agung, mempunyai daya untuk membangkitkan rasa takjub dan haru.

Drs. Sudarmaji

Drs. Sudarmaji berpendapat, seni adalah segala manifestasi batin dan pengalaman estetis dengan menggunakan media garis, bidang, warna, tekstur, volume, dan gelap terang.

Nandawan L. Hasanah

Seni itu berupa ekspresi manusia yang berunsur kan keindahan yang diungkapkan melalui suatu media yang bersifat nyata dan dapat dinikmati oleh kelima panca indera manusia

Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa seni merupakan hasil aktivitas batin yang direfleksikan dalam bentuk karya yang dapat membangkitkan perasaan orang lain. Dalam pengertian ini yang termasuk seni adalah kegiatan yang menghasilkan karya indah. Namun Definisi umum nya seni adalah segala macam keindahan yang diciptakan oleh manusia.

Seni menurut media yang digunakan terbagi 3 yaitu :
  •     Seni yang dapat dinikmati melalui media pendengaran atau (audio art), misalnya seni musik,seni suara,dan seni sastra,puisi dan pantun
  •     Seni yang dinikmati dengan media penglihatan (Visual art)) misalnya lukisan, poster,seni bangunan, seni gerak beladiri dan sebagainya.
  •     Seni yang dinikmati melalui media penglihatan dan pendengaran (audio visual art) misalnya pertunjukan musik, pagelaran wayang,film .
Pembagian seni pun banyak sekali cabang nya contoh nya saja seni rupa dan seni satra lalu pembagian nya lagi seni rupa yang berupa trimatra dan dwimatra lalu cabang cabang selanjut nya yang mungkin tidak ada habis nya saya jelaskan dalam artikel ini ,

Tujuan Pengunaan Seni

Manusia sudah dapat memahami seni sejak zaman purba dahulu , kengunaan seni dulu sebagai penyampaian komunikasi berupa gambar kegiatan manusia purba ketika itu yang di gambar melalui media dinding goa berupa torehan-torehan pada dinding dengan menggunakan warna yang menggambarkan kehidupan manusia purba , seni dingunakan juga sebagai pemujaan antara alam dan makhluk nya sehingga seni di kaitkan sebagai hal magis dalam suatu kultur namun beda hal nya dengan seni di zaman  modern yang sudah  berkembang pesat dari nilai fungsi nya .

Kita sebut kan saja seni modern atau seni kontemporer , namun apa beda nya dengan fungsi seni terdahulu ? seni di zaman ini bersifat individu demi untuk kepuasan diri  atau mengexpresikan sesuatu hal tertentu dan bersifat komersil beda hal nya dengan seni yang terdahulu karena seni di saat itu hanya untuk sesama sebagai alat komunikasi antara dengan yang lain nya , seni modern ini juga berpengaruhi juga dari pengunaan nya yang dahulu nya media pengunaan berupa kanvas atau kertas sekarang mengunakan media eletronik atau digital hal ini membuat  banyak nya lahir nya teknik baru dalam seni kotemporer , hal ini juga mengubah cari pikir seniman / artis yang dahulunya suatu karya sebagai expresi diri dan sekarang karya sudah sebagai  pendapatan diri sendiri.



















Refrensi :
1.Sejarah kebudayaan dan sejarah seni: Sebuah review dan pemahaman singkat (2009). diunduh dari http://sejarawan.wordpress.com 23-03-2014

2. Pengertian Seni serta Penjelasannya (2013). di unduh dari http://www.notepedia.info 23-03-2014

Senin, 17 Maret 2014

ISLAM


Muslim (Arab: مسلم, Muslim) adalah secara harfiah berarti "seseorang yang berserah diri (kepada Allah)", termasuk segala makhluk yang ada di Langit dan bumi. Kata muslim kini merujuk kepada penganut agama Islam saja, kemudian pemeluk pria disebut dengan Muslimin (مسلمون) dan pemeluk wanita disebut Muslimah (مسلمة‎) adalah sebutan untuk wanita Islam.
Al Qur'an menjelaskan tentang semua Nabi dan Rasul adalah sebagai Muslim, dari Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad. Al Qur'an menyatakan bahwa mereka adalah Muslim karena mereka hanya berserah diri kepada Tuhan, memberikan firman dan menegakkan agama Allah. Demikian pula dalam surah Al-Imran dalam Al-Qur'an,
Para Hawariyyin (sahabat-sahabat setia) berkata kepada Isa: "Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri." (Al-Imran 3:52)
Umat Muslim meyakini bahwa Allah adalah zat kekal, yang memiliki semua sifat ke-Maha-an, tidak tertandingi, mandiri, tidak melahirkan dan tidak pula diperanakkan, mereka meyakini doktrin Ketauhidan (Monotoisme).
Muslim selalu melakukan shalat lima kali dalam sehari sebagai kewajiban dalam agama (fardhu / Wajib), lima waktu salat ini adalah Subuh, Dzuhur, Ashar, Magrib, Isya dan ada juga salat khusus pada hari Jumat yang disebut sebagai Shalat Jumat.

Pengertian Islam: Etimologis

Secara etimologis (asal-usul kata, lughawi) kata “Islam” berasal dari bahasa Arab: salima yang artinya selamat. Dari kata itu terbentuk aslama yang artinya menyerahkan diri atau tunduk dan patuh. Sebagaimana firman Allah SWT,


“Bahkan, barangsiapa aslama (menyerahkan diri) kepada Allah, sedang ia berbuat kebaikan, maka baginya pahala di sisi Tuhannya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula bersedih hati” (Q.S. 2:112).

Dari kata aslama itulah terbentuk kata Islam. Pemeluknya disebut Muslim. Orang yang memeluk Islam berarti menyerahkan diri kepada Allah dan siap patuh pada ajaran-Nya.

Hal senada dikemukakan Hammudah Abdalati. Menurutnya, kata “Islam” berasal dari akar kata Arab, SLM (Sin, Lam, Mim) yang berarti kedamaian, kesucian, penyerahan diri, dan ketundukkan. Dalam pengertian religius, menurut Abdalati, Islam berarti "penyerahan diri kepada kehendak Tuhan dan ketundukkan atas hukum-Nya" (Submission to the Will of God and obedience to His Law).

Hubungan antara pengertian asli dan pengertian religius dari kata Islam adalah erat dan jelas. Hanya melalui penyerahan diri kepada kehendak Allah SWT dan ketundukkan atas hukum-Nya, maka seseorang dapat mencapai kedamaian sejati dan menikmati kesucian abadi.
            Ada juga pendapat, akar kata yang membentuk kata “Islam” setidaknya ada empat yang berkaitan satu sama lain.
1.      Aslama. Artinya menyerahkan diri. Orang yang masuk Islam berarti menyerahkan diri kepada Allah SWT. Ia siap mematuhi ajaran-Nya.
2.      Salima. Artinya selamat. Orang yang memeluk Islam, hidupnya akan selamat.
3.      Sallama. Artinya menyelamatkan orang lain. Seorang pemeluk Islam tidak hanya menyelematkan diri sendiri, tetapi juga harus menyelamatkan orang lain (tugas dakwah atau ‘amar ma’ruf nahyi munkar).
4.      Salam. Aman, damai, sentosa. Kehidupan yang damai sentosa akan tercipta jika pemeluk Islam melaksanakan asalama dan sallama.

Pengertian Islam: Terminologis

Secara terminologis (istilah, maknawi) dapat dikatakan, Islam adalah agama wahyu berintikan tauhid atau keesaan Tuhan yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad Saw sebagai utusan-Nya yang terakhir dan berlaku bagi seluruh manusia, di mana pun dan kapan pun, yang ajarannya meliputi seluruh aspek kehidupan manusia.

Cukup banyak ahli dan ulama yang berusaha merumuskan definisi Islam secara terminologis. KH Endang Saifuddin Anshari mengemukakan, setelah mempelajari sejumlah rumusan tentang agama Islam, lalu menganalisisnya, ia merumuskan dan menyimpulkan bahwa agama Islam adalah:
·    Wahyu yang diurunkan oleh Allah SWT kepada Rasul-Nya untuk disampaikan kepada segenap umat manusia sepanjang masa dan setiap persada.
·   Suatu sistem keyakinan dan tata-ketentuan yang mengatur segala perikehidupan dan penghidupan asasi manusia dalam pelbagai hubungan: dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lainnya.
·    Bertujuan: keridhaan Allah, rahmat bagi segenap alam, kebahagiaan di dunia dan akhirat.
·        Pada garis besarnya terdiri atas akidah, syariatm dan akhlak.
·    Bersumberkan Kitab Suci Al-Quran yang merupakan kodifikasi wahyu Allah SWT sebagai penyempurna wahyu-wahyu sebelumnya yang ditafsirkan oleh Sunnah Rasulullah Saw.n





Refrensi
      Buku:
[1] Razak Nazruddin, Dienul Islam, Al-Ma’arif Bandung, 1989, hlm. 56-57.
[2] Hammudah Abdalati, Islam in Focus, American Trust Publications Indianapolis-Indiana, 1975, hlm. 7.
[3] Endang Saifuddin Anshari, Kuliah Al-Islam, Pusataka Bandung, 1978, hlm. 46.

      Internet :
[1] Pengertian Islam (2013).http://inilahrisalahislam.blogspot.com diunduh pada tanggal 22-03-2014
[5] Muslim (2013).http://id.wikipedia.org/wiki 22-03-2014

Senin, 10 Maret 2014

Human diverties 1 ; Language



Language and Communication
This chapter introduces students to the study of linguistics.  It discusses the differences between animal and human communication, the basic categories and definitions used to study language, and the many ways in which language, culture, and social action intersect.

Introduction
t  Language is our primary means of communication.
t  Language is transmitted through learning, as part of enculturation.
t  Language is based on arbitrary, learned associations between words and the things they represent.
t  Only humans have the linguistic capacity to discuss the past and future in addition to the present.
t  Anthropologists study language in its social and cultural context.

Call Systems
t  Call systems consist of a limited number of sounds that are produced in response to specific stimuli (e.g. food or danger)
t  Calls cannot be combined to produce new calls.
t  Calls are reflexive in that they are automatic responses to specific stimuli.
t  Although primates use call systems, their vocal tract is not suitable for speech.



Sign language
t  A few nonhuman primates have been able to learn to use American Sign Language (ASL).
t  Washoe, a chimpanzee, eventually acquired a vocabulary of over 100 ASL signs.
t  Lucy, another chimpanzee, lived in a foster family until she was introduced to the “wild” where she was killed by poachers.
t  Koko, a gorilla, regularly uses 400 ASL signs and has used 700 at least once.
t  These nonhuman primates have displayed some “human-like” capacities with ASL.
t  Joking and lying
t  Cultural transmission: they have tried to teach ASL to other animals
t  Productivity: they have combined two or more signs to create a new expressions
t  Displacement: the ability to talk about things that are not present
t  The experiments with ASL demonstrate that chimps and gorillas have a rudimentary capacity for language.
t  It is important to remember that these animals were taught ASL by humans. 
t  There are no known instances where chimps or gorillas in the wild have developed a comparable system of signs on their own.

The origin Of language
t  The human capacity for language developed over hundreds of thousands of years, as call systems were transformed into language.
t  Language is a uniquely effective vehicle for learning that enables humans to adapt more rapidly to new stimuli than other primates.

NonVerbal communication
t  Kinesics is the study of communication through body movements, stances, gestures and facial expressions.
t  Odors also play an important role in nonverbal communication.

The structure Of Language
t  The scientific study of spoken language involves several levels of organization: phonology, morphology, lexicon, and syntax.
t  Phonology is the study of the sounds use in speech.
t  Morphology studies the forms in which sounds are grouped in speech.
t  A language’s lexicon is a dictionary containing all of the smallest units of speech that have a meaning (morpheme).
t  Syntax refers to the rules that order words and phrases into sentences.

Speech Sounds
t  In any given language, phonemes are the smallest sound contrasts that distinguish meaning (they carry no meaning themselves).
t  Phones are the sounds made by humans that might act as phonemes in any given language.
t  Phonetics is the study of human speech sounds, phonemics is the study of phones as they act in a particular language.
t  Phonemics studies only the significant sound contrasts of a given language.



Language, Thought, and Culture
t  Chomsky argues that the universal grammar is finite, and the fact that any language is translatable to any other language is taken to be evidence supporting this claim.
t  The Sapir-Whorf Hypothesis: Sapir and Whorf are described as early advocates of the view that different languages imply different ways of thinking (e.g., Palaung vs. English, Hopi speculative tense).

Focal  Vocabulary
t  Lexical elaboration that corresponds to an activity or item that is culturally central is called a focal vocabulary.
t  It is argued that, while language, thought, and culture are interrelated, change is more likely to move from culture to language, rather than the reverse.
t  Focal Vocabulary for Hockey

Meaning :
t  Semantics “refers to a language’s meaning system.”
t  Ethnoscience, or ethnosemantics, is the study of linguistic categorization of difference, such as in classification systems, taxonomies, and specialized terminologies (such as astronomy and medicine).









Refrensi : binusmaya.binus.ac.id

Conception to Birth - Visualized











Silahkan di lihat untuk menambah pengetahuan kalian ttng Conception to Birth









#PsikoPerkembangan

Baby The Growth Embryo From 0 Day to 9 Months







Ini adalah Sebuah video yg menjelaskan tentang proses Perkembangan Janin dari awal fertilisasi hingga siap dilahirkan ke Dunia.. Selamat menyaksikan..



#PsikoPerkembangan

Rabu, 05 Maret 2014

Furiko ( Pendulum )



Silahkan dilihat Video ini dan Berikan Komentar boleh isi dr video ini atau apapun di Laman Komentar di bawah ini..

Ayah dimanakah Engkau berada??

Video ini Pertama kali saya lihat di pelatihan LKMM Binus University. Awalnya saya berpikir hanya sekali saya menangis saat pertama kali menonton video ini tapi ternyata setiap kali saya menonton video ini walaupun berulang-ulang tetap saja saya menangis karena saya teringat dengan kerja keras ayah saya selama ini. mungkin klo saya mengikuti game yg seperti di dlm video ini saya akan game over duluan..









terima kasih sudah mau menonton video ini.. semoga apa yg saya rasakan bisa kalian rasakan juga

Timeline of Psychology



Kali ini saya akan menyisipkan Video
"Timeline of Psychology". Video ini saya lihat pertama kali di kelas
General Psychology 2 dengan Dosen ka' Pingkan CBR. dan saya ingin kalian
semua ( Para Pengunjung Blog Saya ) bisa melihatnya juga..

Terima Kasih

Sabtu, 01 Maret 2014

Christina Perri - Human [Official Video]

Sosilogi, Antropologi dan Psikologi

Sosiologi

                   Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan manusia dengan lingkungannya. Pada postingan Pengertian dan Penjelasan tentang sosiologi ini, akan ada banyak hal yang  saya bahasadalah tentang Pengertian sosiologi, sejarah lahirnya sosiologi, dan objek studi sosiologi. Agar lebih paham pada beberapa pokok pembahasan tersebut, alangkah lebih baik jika sobat mau membaca penjelasan ini sejenak. Sosiologi merupakan ilmu yang relatif baru jika dibandingkan dengan ilmu lainnya (seperti fisika,biologi,geografi, dan lainnya). Ilmu sosiologi ini dikembangkan oleh Auguste Comte dari Prancis. Tidak seperti illmu lainnya, sosiologi membatasi pengkajian terhadap objek kajiannya (yaitu masyarakat) agar tidak memperoleh hasil penelitian yang tidak dapat dibuktikan.
                    Sosiologi berasal dari dua kata yaitu kata socious (bahasa latin) yang artinya teman dan logos (bahasa yunani) yang berarti kata, perkataan atau pembiacaraan.Wah sosiologi ternyata punya darah campuran nih (makin menarik aja). Sedangkan secara harfiah, sosiologi berarti berbicara mengenai masyarakat.
                   Seorang Auguste Comte Berpendapat, Menurutnya Sosiologi adalah ilmu yang terutama mempelajari manusia sebagai makhluk yang mempunyai naluri untuk senantiasa hidup dengan sesamanya.  
dan Seorang Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi mengemukakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial, proses sosial dan perubahan sosial.


Antropologi 

                      Antropologi adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari tentang budaya masyarakat suatu etnis tertentu. Antropologi lahir atau muncul berawal dari ketertarikan orang-orang Eropa yang melihat ciri-ciri fisik, adat istiadat, budaya yang berbeda dari apa yang dikenal di Eropa.
                     Antropologi berasal dari kata anthropos yang berarti manusia, dan logos yang berarti ilmu. Antropologi mempelajari manusia sebagai makhluk biologis sekaligus makhluk sosial. Para ahli mendefinisikan antropologi sebagai berikut:
  1. William A. Haviland, Antropologi adalah studi tentang umat manusia, berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia. 
  2. David Hunter,  Antropologi adalah ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak terbatas tentang umat manusia.
  3. Koentjaningrat,  Antropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan.


Psikologi
   
             Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan kata psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Secara harafiah Psikologi diartikan sebagal ilmu jiwa. Istilah psyche atau jiwa masih sulit didefinisikan karena jiwa itu merupakan objek yang bersifat abstrak, sulit dilihat wujudnya, meskipun tidak dapat dimungkiri keberadaannya. Dalam beberapa dasawarsa ini istilah jiwa sudah jarang dipakai dan diganti dengan istilah psikis.
                   Ilmu Psikologi di kelompokan dalam beberapa Bagian :
  1. Psikologi Perkembangan, yaitu ilmu yang mempelajari tingkah laku yang terdapat pada tiap-tiap tahap perkembangan manusia sepanjang rentang kehidupannya.
  2. Psikologi Pendidikan, yaitu ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam situasi pendidikan.
  3. Psikologi Sosial, ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam berhubungan dengan masyarakat sekitarnya.
  4. Psikologi Industri, ilmu yang mempelajari tingkah laku yang muncul dalam dunia industri dan organisasi.
Psikologi Klinis, ilmu  yang mempelajari tingkah laku manusia yang sehat dan tidak sehat, normal dan tidak normal, dilihat dari aspek psikisnya. 
 
 
What The different ??
Psychologists study brain functions, emotions, cognition, and the development of relationships between people. Psychology also involves the study of abnormal behavior among individuals, and can include the analysis of intelligence and personality.
Sociology focuses on the study of human groups and societies. Sociologists study the influencing factors that bind groups of humans together. Sociologists are more concerned with global social phenomena than interpersonal relationships, and they often focus their attention on organizations, associations, groups, and institutions.
Anthropology, or the study of human culture and society. While anthropology shares some similarities with both psychology and sociology, the distinguishing aspect of anthropology is a focus on the role that characteristics such as race, gender, anatomy, and biology have on humankind. Anthropologists also examine the impact that languages, kinships, and economic factors have on people.
 
 
What the Similarities ??
Psychology studies man's behavior in relation to the environment. Anthropology is also a comparative and analytic study of human behavior and experiences. Both try to understand man in the context of social behavior.
Sociology and Anthropology both study human society, how societies are organized and how humans interact and behave within them. Overall society and it’s cultural influence and how it affects the nature of the human that is of interest to sociologists and anthropologists.
Both are the studies of human behavior. Psychology studies more one on one, while sociology studies humans in a group. However, psychology applies to sociology because people are affected psychologically by their societies and their behavior is influenced by groups.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Referensi :
http://www.ask.com/question/similarities-between-psychology-and-sociology
http://www.bps.org.uk/psychology-public/introduction-psychology/introduction-psychology
http://www.aaanet.org/about/whatisanthropology.cfm
http://sociology.unc.edu/undergraduate-program/sociology-major/what-is-sociology
http://www.sciences360.com/index.php/similarities-between-sociology-and-anthropology-12990/
http://dialogue.hubpages.com/hub/Relationship-between-Anthropology-and-Psychology
http://sohumans.com

Baduy Luar


Ini Beberapa Foto saya saat di Baduy Luar