Hari ini dimana saya melakukan kegiatan Rutinitas saya di hari kamis, yaitu mengajar di sebuah sekolah ternama di kawasan Depok, Jawa Barat. Sekolah yang cukup bebas menurut saya karena di setiap hari kamis mereka berseragam memakai batik sekolah ditambah dengan Celana Jeans berwarna biru. konsep seragam yang sama untuk laki - laki maupun Perempuan disekolah itu.
Kegiatan hari ini adalah kelas teori dimana semua murid- murid saya dan teman saya dikumpulkan di sebuah ruangan yang cukup besar dan disitu terdapat sebuah Papan Tulis dan Piano. Kelas akan segera kami mulai. Pertama Teman saya akan memainkan lagu "Do Re Mi" lalu saya dan anak- anak akan bertepuk tangan mengikuti kecepatan lagu tersebut. Mereka sangat antusias mengikuti sesi kelas yang kami buat. Setelah itu lanjut ke pelajaran teori musik. Belajar mengenai jenis- jenis Not seperti Semi breve Not, Minim Not dan Crotchet not. disela- sela mereka sedang menulis saya menegur salah satu murid saya yang bernama Akiko. Seorang anak Perempuan berusia 9 tahun dan memiliki tubuh yang sangat kecil dibandingkan dengan anak seusinya.
Ini Pembicaraan saya dengannya :
Saya : kiko, kamu makan yang banyak ya supaya cepat besar. kalau tidak saat musim hujan angin seperti ini kamu akan tertiup angin loh..
A: biarin aja miss, makanya aku pilihnya Prabowo.
Saya : Loh, Apa hubungannya kamu makan yang banyak dengan Prabowo? miss jadi bingung
A: nih ya miss, Prabowo itu kan Gemuk orangnya sedangkan Jokowi itu kurus. Jadi Prabowo tidak akan tertiup angin dan Jokowi pasti akan tertiup angin
Saya : Oh gitu, lalu?
A: Prabowo juga punya kuda loh miss dan kudanya banyak sekali, kalau jokowi tidak punya. makanya aku nanti mau pilih Prabowo saja.
Saya : memangnya akiko bisa main kuda?
A: Nggak bisa miss, makanya nanti aku mau minta di ajarkan oleh Prabowo cara main kuda. kan biar keren dan fancy miss.
(dalam benak saya), Dasar anak kecil korban Sinetron dan berita politik.
Saya : Loh memangnya akiko sudah bisa ikutan pemilu nanti?
A : Belum bisalah miss, tapi kan aku sudah tau jadi nanti kalau aku sudah besar seperti miss tania aku bisa pilih.
...
...
...
...
...
...
Entah apa yang menjadi seorang anak kecil dapat berbicara politik. mungkin karena orang tuanya sering membicarakan hal politik dirumah lalu sang anak mendengarkan pembicaraan tersebut. atau bisa jadi memang anak tersebut mengenal sosok "Prabowo" itu. Apapun bisa terjadi saat ini. Tumbuh Kembang anak diusia seperti Akiko ini sangat baik. dimana dia akan cepat menyerap apa yang dia dengar, dia lihat, dan dia rasakan dengan sistem pembelajaran "Sosial Learning" Konsep dari Tokoh Bandura.
Bagi saya yang saat ini sedang berkuliah mengambil Ilmu Psikologi, Hal itu tidak apa- apa Asalkan hal yang dia dapatkan itu berbentuk hal positif. saya membebaskan semua murid- murid saya untuk belajar apa yang mereka suka. tidak saya batasi atau dsb. Asalkan Mereka belajar dalam hal Positif dan Selaluu didampingi oleh orang tua saat mempelajari sesuatu yang bisa dibilang berbahaya atau dapat membahayakan dirinya dan sekitar itu sudah cukup.
Terkadang bagi saya yang membingungkan, Seorang anak kecil saja sudah tau dan sudah dapat menunjukan betapa pedulinya mereka dengan politik. tapi saya yang sudah besar seperti ini dan sudah dapat mengikuti pemilu saja masih tetap tidak peduli dengan politik yang ada di negeri ini. hal ini mengingatkan saya saat berbicara dengan sepupu saya yang kecil 3 minggu yang lalu.
Saya : Ucin, katanya mau sholat ashar, tapi ini sudah mau masuk waktunya sholat magrib
U : gak apa- apa kak amie, ucin mau sholat asharnya sekarang lalu ucin sholat magrib terus sambil nunggu sholat isya ucin mau istikhoroh dulu
Saya : Istikhoroh mau ngapain cin? memangnya ucin lagi bingung sama apaan?
U : Ucin mau Sholat istikhoroh biar allah kasih ucin petunjuk nanti ucin mau pilih siapa presidennya?
(Dalam Benak) Ini anak tumben- tumbenan sholat, gak ada hujan gak ada angin dia mau sholat. pake segala mau sholat Istikhoroh pula. Berat memang hidup ini.
U : yaudah kak amie, ucin sholat dulu ya.. kak amie jangan gangguin ucin dulu.
...
...
...
...
...
...
Bustaniyahr
Tangerang, 15 Oktober 2016