Sabtu, 15 Oktober 2016
Pemikiran Anak kecil mengenai Politik
Rabu, 27 Juli 2016
Dibalik arti "SAKIT"
Kalo ditanya "emg gak capek minum obat trs sm cek up trs?", ya capek lah. Tp hal yg selalu gue inget kalo lg kumat itu..
Orang yg sakit itu dijaga 4 malaikat. Malaikat yg pertama: mengambil kekuatan kita, sehingga kita menjadi lemah. Malaikat yg kedua: mengambil selera makan kita. Malaikat yg ketiga: mengambil cahaya terang wajah kita sehingga menjadi pucat pasih. Malaikat yg keempat: mengambil seluruh dosa kita. Dan ketika kita sembuh dr sakit kita, Allah mengembalikan seluruh apa yg diambil KECUALI dosa kita. Dan Allah bilang 'Tidak baik bagi kemuliaan-Ku jika Aku mengembalikan dosa-dosanya setelah Aku menyulitkan keadaan dirinya ketika sakit. Pergilah dan buanglah dosa-dosa tersebut ke dalam laut'.
See, adil kan!
-Bustaniyahr, 28 Juli 2016-
Senin, 18 Juli 2016
Orang Indonesia Tulen Vs Orang Chinnese
sekitar bulan Maret 2016, seseorang tetanggaku bertanya kepadaku. saya (X) dan Tetangga (Y)
Y: Beli apa kak?
X: Beli gado- gado bu.
Y: Eh ini kan anaknya ibu ****** ya yg kuliah di "BU" ?
X: Iya bu, memangnya ada apa ya?
Y: gimana kuliah disana? maksudnya dengan lingkungan disana?
X: Baik aja koq bu.
Y: Kuliah pakai jilbab? Gapapa kan?
X: Alhamdulillah, Saya kuliah pakai jilbab, memangnya kenapa ya bu?
Y: kan banyak chinnese disana, apa gk aneh?
X: memang disana mayoritas chinnese tapi udah bnyak koq yg pakai jilbab.
Y: Oh gtu ya kak, yaudah ibu duluan ya..
Lalu pada hari ini tadi mamaku pergi bersama rombongan tetangga yg tergabung dalam kelompok pengajian dan mama bertanya kepada ibu Y.
Mama: anaknya dapat kuliah dmana? jadi di "BU" ??
Y: nggak jadi bu, anaknya takut soalnya disana orang cina semua.
Mama: terus sekarang dimana?
Y: jadinya di Kampus "EU", padahal kan keluarga saya dari kemanggisan, bisa aja tuh dapat diskonan karena rumahnya di wilayah "BU".
Mama: oh gtu.
Yang menjadi pemikiran saya, Apakah sebegitu takutnya orang indonesia tulen dengan orang cina? Masalahkah dengan Jilbab? Saya berpikir buat apa kita merasa terganggu, takut dsb ?? memangnya mereka penjajah? memangnya mereka itu iblis? Dajjal? atau malah malaikat pencabut nyawa??.
Indonesia adalah negara yg demokratis. "Bhinneka Tunggal Ika", Negara yg terdiri dari Ribuan pulau, Sekian banyak Suku, Ras, Agama, Bangsa dan merupakan Lokasi yang strategis bagi Pasar Perekonomian. sudah dari lama sebelum Jaman Orde Baru (Kejadian 1998) kita sudah hidup berdampingan dengan orang cina tapi kenapa sampai sekarang kalian takut dengan mereka??
Puji Tuhan saya memiliki keluarga yg demokratis dan penuh toleransi. tak ada saya dilarang berteman dengan orang cina atau orang apapun. bagi saya saat ini mereka sama saja dengan kita (Para orang indonesia tulen). biarkan mata mereka Sipit Kalau kata Ernest Prakasa "Melek aja ngirit" tapi mereka tetap warga indonesia.
Salahkan Kalau Ibukota Indonesia yang mempunyai sejarah sekian lama dipimpin oleh Orang Indonesia tulen lalu sekarang di pimpin oleh orang chinnese??
Menurut Saya, Seharusnya Orang Indonesia tulen itu bisa belajar dengan mereka (Para Orang Chinnese). Mereka memiliki Ketegasan, Tata Krama, Keuletan dan kegigihan, Budaya, Kepatuhan, Tanggung jawab serta yang terpenting adalah POLA PIKIR mereka itu untuk maju. Mereka itu Berpikir bahwa Masa Lalu yg kelam itu hanya yg boleh merasakan oleh mereka. Tidak untuk Generasi penerus mereka. Mereka menjadikan Masa lalu itu Pembelajaran untuk Maju Kedepan dengan Seluruh kerja keras mereka. Tapi apa yg kita lihat kalau dari orang indonesia Tulen??
Pernahkah kalian berpikir banyak orang indonesia tulen itu "Udik" berpikir bahwa Masa lalu memang kelam tapi apa boleh buat, Sekarang ya Sekarang dan Besok ya Besok..
Ada Rezeki Sekarang yg berlebih yaudah di gunain sekarang aja selagi bisa, Untuk besok pasti ada lain lagi untuk besok. Hanya Bisa meratapi nasib, Punya Pemikiran Mau Maju tapi tidak ada Actionnya untuk merealisasikan hal itu.
Saat orang Chinnese berhasil, kita para orang indonesia tulen hanya bisa Gigit jari meratapi nasib atau malah hanya bisa Menghancurkan apa yang telah di bangun oleh orang cina itu tapi pada dasarnya orang tsb ikutan menikmati hasil jerih payah orang chinnese. Apakah orang Indonesia tulen hanya Memiliki Gengsi dan Ego yg besar? Amarah dan Emosi di kedepankan? Berpikir itu perlu Otak yang adem bukan Berpikir menggunakan Emosi.
Pernahkah kalian melihat di acara Demo di depan gedung MPR atau Gedung Kepresidenan Yang berdemo itu orang indonesia tulen, Kemana orang chinnese selama mereka berdemo?? Orang Chinnese malah tetap sibuk bekerja, Berusaha untuk maju tanpa terpengaruh oleh apapun itu demo. Orang Indonesia tulen hanya bisanya Komplain dan Komplain, Sedangkan Orang Chinnese beranggapan "Selagi itu tidak Mengganggu aktivitas saya, Buat apa saya ikutan demo".
*Jangan Diambil Hati, Tapi Ambilah untuk diolah di Pikiran Kalian masing- Masing dan Belajar untuk kebaikan dengan Melihat orang Chinnese (Sosial Learning- Albert Bandura).
-Bustaniyahr, 18 Juli 2016, Tangerang-
Rabu, 22 Juni 2016
Banci
entah apa yang membuatku tergugah membuat tulisan ini.
"Banci" yaa makhluk ini yg aku temui barusan di gerbong keretaku. cukup banyak jumlah banci yang ada di gerbong ini. aku memulai perjalanan dari stasiun palmerah. ku perhatikan setiap stasiun ada saja sekitar 3 orang banci turun. mulai dari stasiun kebayoran lama, Next stasiun pondok ranji, Stasiun Jurang mangu hingga di stasiun sudimara tempatku turun ada sekitar 4 banci yang turun bersamaan denganku.
aku sempat memperhatikan kegiatan mereka di gerbong ini. mulai dari mengobrol sesama banci, ada yang sambil menyisir rambut panjangnya dan ada juga yang sambil mendengarkan musik menggunakan earphone dari gadget mereka.
tiba- tiba aku teringat ucapan salah satu teman yg kebetulan eilfeel dengan banci. setiap ketemu banci atau baru mendengar musik dangdut khas mereka mantanku ini langsung ketakutan, kabur dan berusaha mencari tempat bersembunyi. dia sempat mengatakan bahwa Allah SWT itu menciptakan manusia laki- Laki dan perempuan. lalu banci itu jenis kelaminnya apa? absurd, berarti dia bukan ciptaan Allah.
1 yang aku kagumi dari obrolan para banci di kereta tadi adalah salah satu dari mereka mengatakan "eh gw puasa nih, ntar buka puasa pakai apa ya?". aku baru sadar ternyata mereka aja yang jenis kelaminnya absurd masih mempunyai iman dan masih menjalankan perintah agama.
Bagaimana dengan kalian yang jenis kelaminnya jelas? Apakah kalian masih mempunyai iman dan apakah kalian masih menjalankan perintah agama kalian?
-Bustaniyahr-
22 Juni 2016
Jumat, 20 Juni 2014
Keluarga
- Pasangan baru (keluarga baru)
- Membina hubungan dan kepuasan bersama
- Menetapkan tujuan bersama
- Mengembangkan keakraban
- Membina hubungan dengan keluarga lain, teman, kelompok sosial
- Diskusi tentang anak yang diharapkan
- Fase membangun
- Fase memelihara atau mempertahankan
- Fase mempersiapkan
- Fase menikmati
Domain Kehidupan Manusia : Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan
· Pandangan Fungsionalis
- Fungsi Manifest meliputi:
- Transmisi pengetahuan
- Penganugerahan status
- Fungsi laten meliputi:
- mengirimkan budaya
- Mempromosikan integrasi sosial dan politik
- Mempertahankan kontrol sosial
- Menjabat sebagai agen perubahan
· Pandangan Konflik
- Kurikulum Tersembunyi
- Standar perilaku yang dianggap tepat oleh masyarakat diajarkan halus di sekolah
- Peningkatan tingkat terendah pendidikan yang dibutuhkan untuk memasuki lapangan
· Pandangan Interaksionis
- Pelabelan dan self-fulfilling nubuat menyarankan jika kita memperlakukan orang dengan cara tertentu, mereka dapat memenuhi harapan kita
Sekolah sebagai Organisasi Formal
· Birokratisasi Sekolah
- Weber mencatat lima karakteristik birokrasi:
- Pembagian kerja
- Hirarki kewenangan
- Aturan dan peraturan tertulis
- Sifat umum
- Kerja berdasarkan kualifikasi teknis
· Homeschooling
- Lebih dari 1,6 juta anak-anak belajar di rumah
- Alternatif yang baik untuk anak-anak dengan ADHD dan LD
- Lacks standar seragam yang universal dari negara ke negara
- Anak-anak belajar di rumah penelitian menunjukkan skor lebih tinggi pada tes standar
- Beberapa teori menyebutkan kurangnya keterlibatan sosial sebagai masalah dengan home schooling
· No Child Left Behind Program
- Isu
- Pada tahun 2001, No Child Left Behind (NCLB) ditetapkan oleh Kongres
- Pada pertengahan tahun 2005, Utah mengancam untuk memilih kami
- 37 negara lainnya menuntut perubahan besar
- Sekolah yang dikelola secara lokal dan keuangan dengan beberapa bantuan federal dan negara
- 1990 menetapkan standar pendidikan nasional
- Pada pertengahan tahun 2005, Utah mengancam untuk memilih kami
- 37 negara lainnya menuntut perubahan besar
- Amerika bersikeras mereka membutuhkan dana lebih federal yang
Perspektif Sosiologis Pada Kesehatan dan Penyakit
· Kesehatan: "Negara lengkap fisik, mental, dan kesejahteraan sosial, dan bukan hanya tidak adanya penyakit dan kelemahan" (Leavell dan Clark 1965:14)
Pendekatan Fungsionalis
· Sakit harus dikontrol sehingga tidak terlalu banyak orang yang dibebaskan dari tanggung jawab sosial mereka
Pendekatan Konflik
· Medikalisasi masyarakat: Tumbuh peran obat sebagai lembaga utama kontrol sosial
Perspektif Sosiologis Tentang Lingkungan
· Masalah Lingkungan
- polusi udara
- polusi air
- Pemanasan global
Dampak Globalisasi
· Globalisasi bisa baik dan buruk bagi lingkungan
- Industrialisasi meningkatnya polusi
- Perusahaan multinasional memiliki insentif untuk hati-hati mempertimbangkan biaya sumber daya alam
- Pengungsi lingkungan adalah salah satu refleksi dari interaksi antara globalisasi dan lingkungan.
GLOBALISASI, TEKNOLOGI, MEDIA MASSA, DAN PERUBAHAN SOSIAL
- Teori Evolusi: Tampilan masyarakat sebagai penggerak dalam arah tertentu, umumnya maju ke tingkat yang lebih tinggi
- Comte melihat masyarakat bergerak maju dalam pemikiran mereka dari mitologi dengan metode ilmiah
- Durkheim dipertahankan masyarakat berkembang dari yang sederhana sampai bentuk yang lebih kompleks organisasi sosial
- Teori Fungsionalis: Fokus pada apa yang memelihara sistem, bukan apa perubahan itu
- Model keseimbangan: Sebagai perubahan terjadi di salah satu bagian dari masyarakat, harus ada penyesuaian di bagian lain
- Empat proses perubahan sosial Parsons’:
- dierensiasi
- upgrade Adaptive
- pencantuman
- Nilai generalisasi
- Teori Konflik: Perubahan diperlukan untuk memperbaiki ketidakadilan sosial dan ketidaksejateraan
- Marx berpendapat bahwa dengan evolusi sosial, setiap tahapan bukanlah perbaikan yang tak terelakkan atas sebelumnya
Perubahan Sosial
- Perubahan sosial tidak selalu mengikuti periode disintegrasi internal
Resistensi terhadap Perubahan Sosial
- Faktor Ekonomi dan Budaya
- Vested Minat: orang atau kelompok yang akan menderita jika terjadi perubahan sosial
- Budaya Lag: periode ketidakmampuan ketika kebudayaan nonmaterial masih berjuang untuk beradaptasi dengan kondisi materi baru
- Luddites: Menanggapi Revolusi Industri, beberapa kelompok menggerebek pabrik dan menghancurkan mesin
- Teknologi: Informasi tentang bagaimana menggunakan sumber-sumber materi lingkungan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia
- Teknologi Komputer
- Dekade terakhir menyaksikan ledakan teknologi komputer di AS dan di seluruh dunia
- Perkiraan mengatakan Internet mencapai 1,1 miliar orang
- Bioteknologi: Memegang sendiri keluar sebagai benar-benar bermanfaat bagi manusia, tetapi membutuhkan pemantauan konstan
- Kloning domba dan sapi
- Rekayasa genetika
Kebijakan Sosial dan Perubahan Sosial
- Transnasional
- Bahkan pekerja migran sangat terampil menikmati hak-hak jauh lebih sedikit daripada pekerja asli
- Seting
- Globalisasi memiliki pasar tenaga kerja nasional diskrit terpadu
- Transnasional: imigran yang mempertahankan beberapa hubungan sosial yang menghubungkan masyarakat asal mereka dengan masyarakat pemukiman
- Wawasan Sosiologis
- Fungsionalis melihat aliran bebas imigran sebagai jalan bagi ekonomi untuk memaksimalkan penggunaan tenaga kerja manusia
- Teori konflik mengklaim globalisasi meningkatkan jurang ekonomi antara negara maju dan berkembang
- Interaksi tertarik dalam hubungan sehari-hari antara perusahaan-perusahaan transnasional dan orang-orang di sekitar mereka.
